Tak ada serenda nada di sini
Meninggalkan petik petik kelam yang tertanam di dasar lentera jiwa
Kenangnya menarik paksa
Memetik harapan yang lama tertuai di dalam buku buku cerita
Sekelumit pinta yang ter sia
Atau sebaris doa yang entah bagaimana menjelma jadi dirinya
Jadi apapun yang hati ini pinta
Kemudian kabut pekat nan hangat mengitarinya berharap bisa berdamai dengan lantangnya genderang pergumulan batin dalam dirinya
Terlihatlah segalanya, tersampaikan lewat sekian pinta meski kadang segenggam ragu menyelimuti pandangannya

No comments:
Post a Comment