Thursday, 14 April 2022

Langkahku

Tak ada serenda nada di sini

Meninggalkan petik petik kelam yang tertanam di dasar lentera jiwa

Kenangnya menarik paksa

Memetik harapan yang lama tertuai di dalam buku buku cerita


Sekelumit pinta yang ter sia

Atau sebaris doa yang entah bagaimana menjelma jadi dirinya

Jadi apapun yang hati ini pinta


Kemudian kabut pekat nan hangat mengitarinya berharap bisa berdamai dengan lantangnya genderang pergumulan batin dalam dirinya


Terlihatlah segalanya, tersampaikan lewat sekian pinta meski kadang segenggam ragu menyelimuti pandangannya



No comments:

Post a Comment