Monday, 30 November 2020

Tentang Kala

Hai pembaca blog ku, kalian masih ingat tentang Kala, yang sempat ku ceritakan pada narasiku sebelumnya.

Kini ia menjelma bagai sosok asing dalam mimpiku. Tenang, tenang ia tak lagi mengolok olok ku, kali ini perawakannya sangat tenang, sangat damai.

Kau tahu tidak, beberapa kali ia menyunggingkan senyum nya yang manis ke arahku, iya, senyumnya yang benar-benar mengembalikan letihku yang patah, lengah ku yang payah.

Bahkan ia hadir dalam mimpi tidurku. Tawa renyahnya, sunggingan senyum lesung pipinya, ranum indah bibirnya, perpaduan sempurna dari Sang Maha Pencipta.

Asing

Renyuh debur menyibakmu

Merengkuhmu dalam lautan luka yang berdarah, merobek jala yang kau rajut semalaman.

Bergelanyut seiring angin pasang dan surut. Ia menungguimu dengan sisa sisa semilir yang dia punya.