Aku tak tahu harus merasa bahagia atau bersedih, harus ku sebut musibah ataukah keberuntungan atas apa yang ditakdirkan-Nya padaku.
Pada akhirnya semua yang aku rencanakan dan yang aku coba untuk harapkan tak seamin dengan kehendak-Nya. Terjadi lagi pelajaran-pelajaran akan sebuah keikhlasan yang memakan waktu bagi hati untuk kembali terluka dan pulih, begitu terus hingga Allah meminta kita untuk kembali pulang kepada-Nya.