Aku ingin Kau merampas ingatan kelamku tentang segala kebodohan dan dosa yang sudah ku perbuat.
Kejadian itu begitu merampas segala perasaanku, bahkan mengambil alih mimpiku. Tuhan aku takut sekali. Amat sangat takut sekali. Sedang sekedar genggam jemari yang tak ku kehendaki rasanya amat menghantui, amat membuatku resah gelisah dan terbawa emosi.
Aku memutar kenang itu berkali-kali seperti kaset video yang terekam jelas dalam kepala. Segala aib ku segala lalaiku selaku manusia biasa. Tuhan, aku takut sekali.
Memberi percaya bahwa orang lain tak akan memperlakukan ku seburuk saat aku merasa amat dicintai. Begitu lugu, diri ini cukup dungu untuk dibodohi sebagai alat pemuas nafsu manusia.
Tuhan, aku takut sekali.
Aku tak mau terjadi untuk kedua kali.
Lindungilah aku, biar aku pergi menuju cinta-Mu dalam temaram ku yang setengah usang karena diperalat oleh cinta manusia.
Tuhan, aku takut sekali.
Aku amat sangat takut sekali.....
No comments:
Post a Comment