Pada jiwa jiwa yang baru
Kemudian runduklah
Senyaplah segala gema
Yang membatasi jarak antara sepersekian takdir yang muskil
Perlahan terbukalah pintu tiap jiwa
Mengambil tempat dan waktu di sebuah ruang
Entah menetap atau sekedar singgah
Merenda cerita
Menjalin sekian tawa , sekian tangis yang sama
Begitu apik waktu dan langkah menyandingkan peristiwa
Pada temu , pada waktu , pada jiwa jiwa yang baru
Pada wajah wajah yang asing
Tangan mereka bertaut
Saling menjabat
Lalu takdir yang memainkan perannya
No comments:
Post a Comment