mencipta deru
beribu ribu pekat menelisik
mengaburkan mata pandang
merapuhkan langkah
Aku
Akan hadirku
dan dia
akan hadirnya
Seiring namun tak sejalan
Langkah yang sama
Beradu pandang dalam dimensi fana
Perkenalan tanpa jabat tangan
Perpisahan tanpa lambaian ucap
selamat tinggal
Aku
Akan diriku
dan dia
akan dirinya
Bagaimanapun langkah tetap harus berpijak
meski jalan tak pernah seiring yang kita maui
meski kabut pekat membutakan arah pandang
aku harus tetap berpijak bersama bumi
walaupun sepeninggal langit
tak pernah ia tampakkan gemuruhnya
tak pernah pula ia tampakkan gundahnya
Ia tetap berjalan menyelimuti bumi dengan pancaran biru nya yang agung
di usianya yang menginjak seperempat abad
No comments:
Post a Comment