Aku takut terlelap
Meski senja telah menua
Dan aku nyaman dalam dekap
Sebab aku takut tak terbangun
Dan tak lagi dapat melihat pada dua tatap mata
Yang mendebut sunyi pada dua bilah hati
Aku takut
Sebab tak dapat lagi merengkuh bilah debur sunyi
Mengapa aku terlalu takut
Padahal penjagaan Nya senantiasa dekat
Sedekat urat nadi

No comments:
Post a Comment