Wednesday, 30 October 2013

Setiap Bayang adalah Gaung



Setiap bayang adalah gaung
Pantulan serenda pemisah dua suara
Berteriak mengaduh menghimpun duka
Hanya terpantul pantul memenuhi rongga ingatan

Setiap bayang adalah gaung
Terpilin dalam memori ingatan
Menjerit memohon pengertian
Tapi bukan untuk dilihat ke belakang

(Bayang2)Masa lalu yang selalu muncul dalam ingatan yang (bergaung) bukan untuk disesali(di lihat ke belakang) melainkan diresapi(dimengerti) sebagai penuntun jalan hidup ke arah yang lebih baik...
(Lubna A.)

No comments:

Post a Comment