Setiap
bayang adalah gaung
Pantulan serenda
pemisah dua suara
Berteriak
mengaduh menghimpun duka
Setiap bayang
adalah gaung
Terpilin dalam
memori ingatan
Menjerit
memohon pengertian
Tapi bukan
untuk dilihat ke belakang
(Bayang2)Masa
lalu yang selalu muncul dalam ingatan yang (bergaung) bukan untuk disesali(di
lihat ke belakang) melainkan diresapi(dimengerti) sebagai penuntun jalan hidup
ke arah yang lebih baik...
(Lubna A.)

No comments:
Post a Comment